This is default featured slide 1 title

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam. blogger theme by Premiumblogtemplates.com

This is default featured slide 2 title

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam. blogger theme by Premiumblogtemplates.com

This is default featured slide 3 title

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam. blogger theme by Premiumblogtemplates.com

This is default featured slide 4 title

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam. blogger theme by Premiumblogtemplates.com

This is default featured slide 5 title

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam. blogger theme by Premiumblogtemplates.com

Sabtu, 14 Februari 2015

Pengalaman Membuat Augment Reality

Pengalaman saya ketika membuat tugas Augmented Reality, sebelum saya bercerita tentang pengalaman saya membuat tugas AR ini, saya terlebih dulu harus pengetahui apa itu Augmented Reality (AR). Augmented Reality adalah sebuah tekhnologi yang menampilkan benda dua ataupun 3 dimensi dalam lingkungan nyata tiga dimensi lalu memproyeksikannya dalam waktu nyata.

Pengalaman saya senang karena bisa melewati masalah saat menginstal Unity dan Vuforia, pada saat menginstal Unity sudah selesai,saya mengalami masalah saat Unity dibuka karna VGA Leptop saya tidak mendukung. Setelah VGA sudah mendukung saat ingin membuat tugas, bukan masalah tapi saya yang lupa  yang saya karena memasukan Vuforia tapi belum saya instal. Setelah semuanya  sudah siap saya mulai mengerjakan dan Alhamdulillah berhasil, saat ada yang tidak saya tahu saya bertanya dan meminta pertolongan kepada teman saya.


Hasil Augment Reality



Rabu, 11 Februari 2015


نَتَائِجُ اِتِّبَاعُ الرَّسُوْلِ
Hasil-hasil Mengikuti Rasul SAW
Pertemuan 11

      Kita sudah tahu kewajiban kita kepada Rasul SAW à ada pihak yang tidak mau!
      Siapa?
      MUNAFIKIN: mulutnya bicara madu, hatinya racun
      Bukti: selalu bikin makar dan ambil kesempatan menikam, kalau ada, dan menyalahkan muslimin bila dalam perang dapat bencana
      Contoh: Perang Tabuk yang diulas dalam surat At-Taubah
     Jika benar imannya à tidak minta idzin dari jihad (tidak ikut)
     Tuntutan IMAN à ITTIBA’ (ikut)

KEBAIKAN DI DUNIA

      Cinta dari Allah (مَحَبَّةُ اللهِ)
      Rahmat dari Allah (رَحْمَةُ اللهِ)
      Hidayah dari Allah (هِدَايَةُ اللهِ)
      Kemuliaan (اَلْعِزَّةُ)
      Kemenangan (اَلْغَلَبَةُ)

KEBAIKAN DI AKHIRAT
      Di samping kebaikan di dunia, Allah akan memberikan kebaikan di akhirat
  1. Mendapatkan Syafaat (اَلشَّفَاعَةُ)
  2. Keceriaan Wajah (نُضَارَةُ الْوَجِهِ)
  3. Mendampingi Rasulullah (مُجَاوَرَةُ الرَّسُوْلِ)
  4. Bersahabat dengan Orang-orang Shaleh (مُصَاحَبَةُ)
  5. Kemenangan (اَلْفَلاَحُ)


Pertemuan 14

MANAJEMEN WAKTU
            Manajemen waktu adalah perencanaan, pelaksanaan dan pengendalian, dan evaluasi penggunaan waktu.

STRATEGI PENJADWALAN
         Buat daftar kegiatan yang akan dikerjakan
         Buat skala prioritas dari tiap kegiatan
         Perkirakan waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan tiap kegiatan
         Alokasikan waktu untuk tiap kegiatan
         Kendalikan penggunaan waktu agar tercapai efisiensi
         Evaluasi penetapan jadwal

PENYEBAB PENUNDAAN
         Menghindari hal yang dianggap tidak menarik, tidak menyenangkan, atau tidak penting.
         Tugas sangat kompleks sehingga mengurangi motivasi
         Merasa masih memiliki banyak waktu
         Malas 

MENGHILANGKAN KEBIASAAN MENUNDA
         Amati kelakuan menunda
         Temukan alasan penundaan
         Singkirkan pikiran negatif
         Jangan terus bekerja dalam tekanan
         Jangan terbawa perasaan
         Percaya diri untuk memulai
         Mulai saat ini


Pertemuan 13

Memelihara Fitrah
      Agar fitrah yang hanif ini terpelihara dengan baik, perlu bersikap TAWAZUN terhadap 3 potensi manusia: jasad, akal, dan ruh
      Manusia menurut Islam terdiri dari 3 unsur:
  1. JASAD (physical being)
  2. AKAL (intellectual being)
  3. RUH (spiritual being) à Barat sering melupakan yang ini

Ayat-ayat yang Pertama Turun: ILMU
      Ada tiga surat yang pertama turun
  1. Al-’Alaq: 1-5 à perintah membaca (iqra’)
  2. Al-Qalam à ayat 1 Demi PENA dan apa yang DITULIS
  3. Al-Muzammil:1-19 à perintah membaca al-Qur’an dengan perlahan (tartil)
      Pada masa kejayaan Islam, ilmu pengetahuan berkembang dengan pesat

Adab Berdzikir
  1. Khusyu’, menghadirkan hati dan pikiran akan makna-makna lafal yang terucap, berusaha terwarnai olehnya, serta berusaha menetapi maksud dan tujuannya.
  2. Merendahkan suara sebisa mungkin, dengan konsentrasi yang penuh dan iradah yang sempurna, sehingga tidak mengganggu yang lain (Al-A’raf: 205)
  3. Sesuai dengan jamaah (irama dan suaranya), jika kebetulan dzikirnya itu bersama jamaah. Usahakan agar tidak mendahului, terlambat, atau mengungguli bacaan mereka
  4. Bersih pakaian dan tempat, memperhatikan tepat-tempat yang terhormat dan waktu-waktu yang sesuai
  5. Mengakhiri dengan penuh khusu’ dan adab, menjauhi kesalahan dan main-main, yang hal itu bisa menghilangkan faedah dan pengaruh dzikir.


حَاجَةُ اْلإِنْسَانِ إِلَى الرَّسُوْلِ
Kebutuhan Manusia terhadap Rasul
Pertemuan 12

      Ketika Allah SWT menurunkan Adam AS beserta istrinya ke bumi, maka kemudian memiliki anak
      Setiap kali mengandung, Hawa melahirkan satu pasang anak kembar: laki-laki dan perempuan
      Syari’at yang diterapkan: perkawinan silang dan tidak boleh menikah dengan kembarannya

Beribadah dengan Benar
(اَلْعِبَادَةُ اَلصَّحِيْحَةُ)
      Berkat petunjuk Rasul, manusia mengenal Allah SWT dengan benar dan mengikuti pedoman hidup yang sejati
      Dengan begitu, manusia akhirnya dapat beribadah kepada Allah SWT dengan ibadah yang benar
      21:25 à sembahlah AKU saja
      98:5 beribadah dengan memurnikan ketaatan


وَظِيْفَةُ الرَّسُوْلِ
Tugas Rasul
Pertemuan 10

      Tugas Rasulullah SAW secara global ada dua, yaitu
1.      Mengemban misi dakwah
2.      Menegakkan agama Allah
      Kedua tugas itu beliau tunaikan dengan sebaik-baiknya, meskipun berbagai halangan dan rintangan selalu menghadangnya
      Selama sekitar 23 tahun hidup beliau adalah hidup on-mission, bukan hidup santai.
      Untuk menegakkan agama Allah, Rasulullah SAW melakukan 4 langkah:
  1. Menegakkan khilafah
  2. Membina kader
  3. Adanya konsep dakwah
  4. Penerapan konsep dakwah


صِفَاتُ الرَّسُوْل
Sifat-sifat Rasul
Pertemuan 9
Sifat-sifat Rasul SAW
      Karena Rasul adalah manusia istimewa yang dipilih oleh Allah sebagai utusanNya, maka tentu Rasul memiliki sifat-sifat yang unggul
      Ini untuk mendukung keberhasilan penyampaian risalah, penunaian amanah, dan memimpin umat
      Ini menjadi daya tarik bagi Rasul, sehingga manusia mau berhimpun di sekitarnya, bergerak bersamanya, dan dapat menggantikannya
SIFAT MANUSIAWI (اَلْبَشَرِيَّةُ)
      Rasul yang diutus untuk manusia adalah manusia juga, bukan malaikat (18:110)
      Oleh karena itu, Rasulullah SAW juga memperlakukan para sahabat secara manusiawi, bahkan kepada binatang dan tumbuhan pun memperlakukannya dengan sangat baik
      Beberapa sisi manusiawinya Rasul:
     Terhadap Sahabat-Sahabatnya
     Terhadap Istri-istrinya
     Terhadap Putra-putrinya
     Terhadap Musuhnya
     Terhadap hewan



Ma’rifatur Rasul
(mengenal Rasul)
Pertemuan 8
Allah SWT berfirman:
            Sungguh Allah telah memberi karunia kepada orang-orang yang beriman ketika Allah mengutus diantara mereka seorang Rasul dari golongan mereka sendiri, yang membacakan kepada mereka ayat-ayat Allah, membersihkan (jiwa) mereka, dan mengajarkan kepada mereka Al kitab dan Al hikmah. dan Sesungguhnya sebelum (kedatangan Nabi) itu, mereka adalah benar-benar dalam kesesatan yang nyata. (Ali Imran:164)

     Rasul adalah lelaki yang dipilih dan diutus Allah dengan risalah Islam kepada manusia. (Al-Kahfi:110, Al-An’am:9)
      Rasul adalah manusia pilihan yang kehidupannya semenjak kecil termasuk ibu bapaknya sudah dipersiapkan untuk menghasilkan ciri-ciri kerasulannya yang terpilih dan mulia. (Al-Ahzab:40)

Peran dan fungsi Rasul
      Pembawa Risalah; membawa risalah Islam yang berpedoman pada Al-Qur’an. (Al-Maidah:67, Al-Ahzab:39)
      Sebagai model (teladan); menjadi uswah hasanah dalam berbagai kehidupannya, baik perkataan, perbuatan, sifat dan karakternya. (Al-Ahzab:21)

Pentingnya mengikuti Nabi saw
  1. Mahabbatullah (cinta dari Allah),
  2. Rahmatullah (kasih sayang-Nya),
  3. Hidayatullah (petunjuk dari-Nya),
  4. Mushahabatul akhyar fil jannah (bersama orang-orang pilihan di surga),
  5. Asy-syafa’ah (mendapatkan syafaat dari Rasulullah saw), 
  6. Nadharatul wajhi (muka yang bersinar dan berseri di surga),
  7. Mujawaratu ar-rasul (menjadi tetangga Rasulullah saw di surga),
  8. Izzatun-nafsi (meperoleh kemuliaan jiwa di dunia dan akhirat),
  9. Al-falah (kemenangan & keberuntungan).
Semua itu jelas merupakan as-sa’adah (kebahagiaan) hakiki di dunia maupun di akhirat.




عِلْمُ اللهِ
ILMU ALLAH
Pertemuan 7
Pencipta
      Allah adalah Pencipta segala sesuatu (6:102)
خَالِقُ كُلِّ شَيْءٍ
      Menciptakan yang
     Telah tiada
     Sekarang ada
     Akan ada
      Allah tidak pernah berhenti dalam mencipta à tertolaklah anggapan bahwa Allah menciptakan alam ini dalam 6 hari (Ahad – Jum’at) dan beristirahat pada hari Sabtu
      Kalau berhenti mencipta, hancurlah alam semesta ini

Paling Tahu
      Karena Pencipta, maka Allah paling tahu segala sesuatu (2:29)
هُوَ الَّذِي خَلَقَ لَكُمْ مَا فِي الْأَرْضِ جَمِيعًا ثُمَّ اسْتَوَى إِلَى السَّمَاءِ فَسَوَّاهُنَّ سَبْعَ سَمَوَاتٍ وَهُوَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمٌ
      Allah Maha Mengetahui 59:22
     Yang abstrak (ghoib)
     Yang nyata (syahadah)
      Sedikit mendetailkan pengetahuan Allah yang ditulis di Lauh Mahfuzh 6:59
     apa yang di daratan dan di lautan
     tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula)
     tidak jatuh sebutir biji pun dalam kegelapan bumi dan
     tidak sesuatu yang basah atau yang kering

Jalur Resmi
      Karena ini jalur resmi, maka hanya orang-orang khusus yang menerimanya
      Ilmu yang diberikan oleh Allah melalui jalur resmi berupa WAHYU (اَلْوَحْيُ)
      Wahyu sendiri secara bahasa berarti
  1. Bisikan (وَسْوَسَةٌ) 6:112  يُوحِي= membisikkan, 6:121 لَيُوحُونَ = membisikkan
  2. Ilham 16:68 أَوْحَى = الإِلْهَامُ وَالْهِدَايَةُ وَالإِرْشَادُ (ilham, petunjuk, dan bimbingan); 28:7 أَوْحَيْنَا = dan Kami ilhamkan (kepada ibunda Nabi Musa AS)
  3. Mengatur atau membentuk 41:12
  4. Perintah 99:5

Jalur Umum
      Ilmu Allah diberikan juga melalui jalur umum atau jalur tidak resmi, yakni berupa ilham
      Ilmu ini tidak melalui perantara para Rasul Allah atau Nabi Allah, tetapi ditanamkan langsung oleh Allah
      Tentu dibawa oleh malaikat Jibril kepada yang bersangkutan
      Jadi sampainya ilmu kepada manusia secara umum itu bersifat LANGSUNG (مُبَاشَرَةٌ)
      55:4 kecerdesan berpikir; mampu mengerti dengan terang dan sanggup pula memberikan pengertian kepada orang lain dengan terang pula

اَلأيَةُ الْقَوْلِيَّةُ Ayat-ayat Qauliyah
اَلأيَةُ الْكَوْنِيَّةُ Ayat-ayat Kauniyah


Hubungan antara AQ dan AK
      Antara AQ dan AK memiliki hubungan yang sangat erat
v  AQ memberikan ISYARAT (اَلإِشَارَةُ) tentang AK
v  35:28 berbagai jenis barang tambang
v  57:25 besi yang berasal dari luar bumi yang sangat berguna bagi kehidupan
v  27:88 gunung-gunung yang berjalan seperti jalannya awan
v  39:6 ilmu embriologi (ada 3 tahapan perkembangan janin ظُلُمَاتٍ ثَلاثٍ )
v  86:11 adanya siklus terjadinya hujan, yang melalui tiga tahapan (30:48) dan hujannya pun memiliki ukuran (43:11)
v  AK memberikan BUKTI (اَلْبُرْهَانُ) atau mengkonfirmasi kebenaran AQ
v  Berbagai penemuan ilmiah menjadi bukti kebenaran Al-Qur’an (41:53)


مَعْنَى اْلإِلَهِ
Kandungan Kata “Ilah”
Pertemuan 5

Kata ILAH

      Terdiri atas tiga hurup: alif, laam, dan haa
      Kalau merujuk ke kamus besar bahasa Arab maka ALIHA itu memiliki beberapa arti
     Tenang/tentram (سَكَنَ إِلَيْهِ)
     Memohon perlindungan (اِسْتَجَارَ بِهِ)
     Yang dituju karena rindunya (اِشْتَاقَ إِلَيْهِ)
     Paling dicintai/dirindukan (وُلِعَ بِهِ)
     Mengabdi (عَبَدَهُ)

Tenang/Tentram (سَكَنَ إِلَيْهِ)
      Berarti لاإله إلاالله maknanya “tidak ada yang dapat memberikan ketenangan dan ketentraman kecuali Allah”
      Seorang Muslim harus yakin bahwa tidak ada yang dapat menenangkan dan menentramkan kecuali menjalin hubungan dengan Allah
      13:28 أَلا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ (Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram)
      10:7 ridho dan merasa tenang dengan kehidupan dunia (وَرَضُوا بِالْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَاطْمَأَنُّوا بِهَا)
Memohon Perlindungan (اِسْتَجَارَ بِهِ)
      Berarti لاإله إلاالله maknanya “tidak ada yang dapat memberikan perlindungan kecuali Allah”
      72:6 minta perlindungan kepada jin, didapati adalah bencana dan dosa
      Hadits: meski semua makhluk melindungi seseorang tapi Allah hendak menimpakan bencana, maka akan tertimpa bencana. Begitu pula sebaliknya
Yang Dituju Karena Rindunya (اِشْتَاقَ إِلَيْهِ)
      Berarti لاإله إلاالله maknanya “tidak ada yang dituju karena rindunya kecuali Allah”
      اللهُ غَايَتُنَا Allah tujuan kami
      51:50-51 larilah kamu menuju Allah
     Kalau lari, tabiatnya muka ke depan dan tidak berpaling ke kiri dan ke kanan
     Jangan terbuai dengan dunia dan orang lain
      18:28 وَلا تَعْدُ عَيْنَاكَ عَنْهُمْ  (janganlah kedua matamu berpaling dari mereka)
Paling Dicintai/Dirindukan (وُلِعَ بِهِ)
      Berarti لاإله إلاالله maknanya “tidak ada yang dicintai atau dirindukan kecuali Allah”
      Boleh kita cinta anak, harta, dan yang lainnya, tapi yang paling dcintai haruslah Allah
      2:165 kecintaan seorang mu’min kepada Allah harus sangat cinta, bukan sama cintanya dengan kepada selainNya
      Kenapa cintai tertinggi harus kepada Allah?
     Karena tabiat cinta itu menuntut pengorbanan
     Menuruti tuntutan anak, istri, dan lainnya tidak boleh bertentangan dengan Allah

Mengabdi (عَبَدَهُ)

      Ini arti ilah yang merangkum semua arti ilah di atas
      Karena mengabdi berarti
     Merasa tenang
     Minta perlindungan
     Menuju karena rindunya
     Mencintai
      Berarti لاإله إلاالله maknanya “tidak ada yang berhak diabdi kecuali Allah”
Ilah Satu-satunya Allah SWT
      Yang kita berikan cinta yang sempurna, penghinaan diri yang sempurna, ketundukan yang sempurna hanyalah Allah
      Yang memiliki otoritas, ketaatan, dan kedaulatan hanyalah Allah saja
      20:14 Aku Allah maka sembahlah Aku (إِنَّنِي أَنَا اللَّهُ لا إِلَهَ إِلا أَنَا فَاعْبُدْنِي )

كَلِمَةُ اللهِ هِيَ الْعُلْيَا
Kalimat Allah adalah Yang Tertinggi

1.      Itulah gambaran kalimat لاإله إلاالله
Hasilnya adalah keimanan yang kokoh
2.      لاإله tanpa إلاالله
Menolak kebatilan tanpa mau menerima kebenaran
Hasilnya kebatilan lagi
Mungkin hanya rupanya yang berbeda, tapi tetap kebatilan (kebatilan baru)
Contoh: menolak kapitalisme tapi tidak mau menerima Islam, hasilnya sosialisme/komunisme
3.      إلاالله tanpa لاإله
Mengakui kebenaran tapi tidak mau menolak kebatilan

4.      Semua dibabat dan tidak mengakui kebenaran, berarti ATEIS
Ateis adalah paham yang buruk karena tidak mengakui adanya tuhan

Islam vs Non-Islam
      Islam memiliki ungkapan, pernyataan, ketetapan, dan konsepsi yang berbeda dengan Non-Islam
      Merujuk pada materi “Al-Wala wal-Bara”, maka Islam telah membersihkan dirinya sebersih-bersihnya dari segala kotoran Non-Islam

Syahadatain vs Ideologi Jahiliyah
      Ungkapan, pernyataan, ketetapan, dan konsepsi Islam yang bersih itu bersumber dari syahadatain
      Sedangkan Non-Islam berasal dari pemikiran-pemikiran atau ideologi jahiliyah
     Ideologi yang tumbuh dari tumpukan dosa-dosa
     Padahal dosa itu menimbulkan bintik hitam (نُكْتَةٌ سَوْدَاءُ) dalam hati (83:14)
     Apabila tidak dibersihkan dengan taubat, maka akan menutupi hati (2:7)
     Akhirnya dosa itu ditetapkan sebagai hukum

Kalimat Allah vs Kalimat Orang Kafir
       Syahadatain itu adalah Kalimat Allah (9:40), berasal dari Allah SWT
      Sedangkan ideologi jahiliyah bersumber dari ungkapan, pernyataan, ketetapan, dan konsepsi orang-orang kafir (9:40, 74)
     Mereka bagaikan berada di samudra yang dalam, gelap, ombak bergulung-gulung, tidak bisa melihat apapun bahkan dirinya sendiri pun tidak (24:40)

Kalimat Allah itu Tinggi
      Kalimat Allah itulah yang tinggi, mulia (9:40)
     Karena semua kemuliaan memang hanya milik Allah (10:65)
      Sedangkan kalimat orang-orang kafir itu rendah, hina (9:40, 95:5 أَسْفَلَ سَافِلِينَ, 98:6 هُمْ شَرُّ الْبَرِيَّةِ)

Kalimat Tauhid vs Kalimat Syirik
      Kalimat Allah yang tinggi dan mulia itu adalah kalimat tauhid: لاإله إلا الله
      Sedangkan kalimat orang-orang kafir yang rendah itu adalah kalimat syirik
     Kemusyrikan bagaikan jatuh dari langit lalu dicerai-beraikan oleh burung akhirnya jatuh di tempat yang jauh (22:31)
     Kemusyrikan menyebabkan terpecahnya kepribadian, karena tidak fokus dalam pengabdian (39:29)

Kokoh vs Tidak Kokoh
      Kalimat yang baik pasti kokoh (14:24-25,27), karena
     Akar menghunjam kedalam bumi
     Cabang-cabangnya menjulang ke langit
     Buahnya ada sepanjang tahun
     Akan diucapkan kembali ketika di dalam kubur
     Segala yang bermanfaat akan tetap di bumi (13:17)
      Sedangkan kalimat yang buruk pasti tidak kokoh (14:26)
     Akarnya tercerabut dari bumi
     Tidak akan diucapkan ketika di dalam kubur
     Akan hilang (13:17)

Kuat vs Lemah
      Jadi syahadatain itu kuat
     Pasti menang (58:21)
كَتَبَ اللَّهُ لأغْلِبَنَّ أَنَا وَرُسُلِي إِنَّ اللَّهَ قَوِيٌّ عَزِيزٌ
      Sedangkan ideologi jahiliyah itu lemah
     Pasti kalah dan hancur (17:81 زَهُوقًا)


مَرَاحِلُ التَّفَاعُلِ بِالشَّهَادَتَيْنِ
Tahapan Berinteraksi Dengan Syahadatain
Syahadatain Menghasilkan Cinta
      Syahadatain yang diucapkan harus menghasilkan cinta. Kenapa?
      Karena “ilah” itu artinya yang dianut (panutan)
      Orang tidak akan manut/taat kalau tidak setia (loyal)
      Tidak akan setia kalau tidak cinta
      Jadi tuntutan syahadatain: adanya cinta
      Cinta seperti apa?
Cinta yang Dituntut (مُقْتَضَيَاتُ الحُبِّ)
      Cinta yang sempurna (كَمَالُ الحُبِّ)
      Mencintai apa yang dicintai Allah dan RasulNya (مَحَبَّةُ مَا أَحَبَّهُ اللهُ وَرَسُوْلُهُ)
      Membenci apa yang dibenci Allah dan RasulNya (بُغْضُ مَا أَبْغَضُهُ اللهُ وَرَسُوْلُهُ)

Cinta yang sempurna (كَمَالُ الحُبِّ)
      Allah dan RasulNya lebih dicintai dari pada yang lain (9:24 dan 2:165)
     Tidak boleh SAMA CINTAnya (يُحِبُّونَهُمْ كَحُبِّ اللَّهِ)
     Tidak boleh LEBIH CINTA kepada yang lain (أَحَبَّ إِلَيْكُمْ مِنَ اللَّهِ وَرَسُولِهِ وَجِهَادٍ فِي سَبِيلِهِ)
     Harus SANGAT CINTAnya kepada Allah (أَشَدُّ حُبًّا لِلَّهِ)
      لَا يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى أَكُونَ أَحَبَّ إِلَيْهِ مِنْ وَالِدِهِ وَوَلَدِهِ وَالنَّاسِ أَجْمَعِينَ
      “Tidak beriman seseorang dari kalian hingga menjadikan aku lebih dia cintai dari orang tuanya, anaknya, dan manusia semuanya.’ (HR Bukhari)

Tanda-tanda Cinta (آيَاتُ المَحَبَّةِ)
      Mengikuti Rasul SAW (إِتِّبَاعُ الرَّسُوْلِ)
     3:31 قُلْ إِنْ كُنْتُمْ تُحِبُّونَ اللَّهَ فَاتَّبِعُونِي
      Berjihad di jalan Allah (الْجِهَادُ فِي سَبِيْلِ اللهِ)
     49:15 bukti iman yang kokoh adalah jihad di jalan Allah
     Berani menanggung resiko
     Kata Ulama:
     مَحَبَّةُ الْمَحْبُوْبِ لاَ تُنَالُ إِلا بِاحْتَمَالِ الْمَكْرُوْهَةِ
     “Mencintai kekasih tidak akan tercapai kecauli dengan menanggung segala resiko”

Ridho (اَلرِّضَى)
      Kalau cintanya sangat tinggi, tentu dia akan RIDHO
      Apapun yang dikehendaki oleh yang dicintai tentu ia ridho menerimanya
      Siapa yang harus kita ridhoi?
     Allah sebagai Robb kita
     Islam sebagai agama kita
     Muhammad SAW sebagai Nabi dan Rasul kita

Pendalaman dan Perluasan Materi
      Masalah ridho akan diperdalam pada materi khusus tentang ridho (A08)
      Masalah ridho juga akan diperluas di materi
     Ma’rifatullah               : ridho kepada Allah
     Ma’rifatul Islam          : ridho kepada Islam
     Ma’rifaturrasul            : ridho kepada Rasul SAW
      Sedangkan tentang manusia akan diperluas di materi ma’rifatul-insan

Syahadatain untuk Perubahan (التَّغْيِيْرُ)
      Syahadatain yang benar mampu merubah seseorang: berubah menjadi pribadi baru
      Berubah dari pribadi biasa menjadi PRIBADI YANG ISLAMI (الشَّخْصِيَّةُ الإِسْلاَمِيَّةُ)
     Pribadi yang diwarnai dengan warna syahadatain
     Pribadi yang punya sikap hidup tauhid
      Perubahan dimulai dari syahadatain, bukan dengan yang lain

Popular Posts

Pages

Diberdayakan oleh Blogger.